Kamis, 30 Januari 2014

Agama pun hanya sekedar RITUAL.

           Seperti yang kita tahu Agama di dunia banyak sekali ragamnya termasuk kepercayaan-kepercayaan. Semua agama pasti mengajarkan kebaikan dan melarang segala macam keburukan. Tapi kenapa banyak sekali terjadi penyimpangan-penyimpangan perilaku seperti perampokan, penculikan, pencurian dll? Apakah mereka melakukan ajaran agamanya dengan baik atau hanya sekedar ritual saja untuk menjalankan kewajiban seperti halnya kita bekerja? Fenomena zaman sekarang adalah mereka melakukan ibadah hanya sekedar melaksanakan saja tanpa disertai dengan nilai yang terkandung dalam beribadah tersebut. Saya sebagai muslimin pun agak kecewa sengan masyrakat muslim Indonesia yang hanya melakukan ibadahnya sekedar melaksanakan kewajiban. Kenapa saya berkata demikian, karena lihat saja buktinya, para petinggi negara yang mayoritas beragama islam banyak yang tersandung kasus korupsi. Bahkan ada petinggi negara yang korupsi di departemen agama (korupsi pengadaan Al-Qu'an). Sungguh miris mendengar kabar seperti itu apalagi tersangkanya orang yang ahli di bidang agama. Apa sih yang  ada di pikiran mereka? Apa mereka tidak berpikir kalau korupsi itu adalah hasil dengan cara haram? Seharusnya mereka berpikir dua kali bahkan seratus kali untuk berbuat korupsi karena setega itukah menafkahi keluarga dengan UANG HARAM. 

          Sekarang Indonesia menjadi pasar yang sangat menjanjikan di mata pebisnis dunia karena masyarakatnya mayoritas konsumtif. Inilah mengapa masyarakat kita dibutakan oleh produk dan barang dari luar negeri. Inilah salah satu penyebabnya kenapa masyarakatnya menempuh dengan segala cara untuk mendapatkan uang. Karena masyarakatnya berpikir konsumtif dan tanpa disadari pemasukan lebih kecil dari pada pengeluaran alias besar pasak dari pada tiang. Dan keadaan itulah yang mendorong manusia untuk berbuat tidak terpuji dengan melakukan korupsi, perampokan dan lain-lain. Yang diajarkan oleh agama adalah harus mensyukuri semua rezeki walaupun itu sedikit tapi halal dan terus berpikir kalau rezeki akan terus mengalir selama kita menginfakan sebagian rezeki kita ke yang tidak mampu. 

        Dan satu lagi, Islam tidak mengajarkan umatnya untuk meminta atau mengemis. Rezeki tidak bisa datang tiba-tiba melainkan harus kita jemput alias kita berusaha, apapun caranya yang penting halal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar